Kamis, 26 Juni 2014

TOOL TROUBLESHOOTING

Cara Melakukan Perawatan PC


Perawatan
Masalah adalah bagian dari hidup. Sebagai orang komputer, tentu masalah komputer akan selalu timbul ketika kita bercanda dan bergaul dengan komputer. Melakukan kesalahan pengoperasian adalah sesuatu yang biasa. Ini bisa terjadi karena kurangnya pelatihan, pengetahuan dan pengenalan terhadap komputer.
Kata pepatah, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Dengan perawatan preventive, kita bisa menekan permasalahan yang akan muncul seminal mungkin. Perawatan secara teratur akan mengurangi beberapa permasalahan seperti crash system, kehilangan data bahkan sampai kerusakan komponen sehingga sistem komputer kita berumur lebih panjang.
Pada beberapa kasus, kita memperbaiki sistem yang rusak karena tidak adanya perawatan preventive yang dilakukan. Dalam dunia bisnis, perawatan ini akan menambah nilai jual komputer Anda karena sistemnya masih berjalan dengan baik.
Nah, membiasakan perawatan secara preventive menjadi sangat penting bagi Anda yang terbiasa menggunakan dan mengelola PC.
            Perawatan pada PC hendaknya dilakukan secara berkala, dengan melihat data-data pada kartu perawatan. Sehingga kita tahu kondisi, keadaan, dan sesuatu hal dengan PC kita.
Peralatan
Untungnya, dengan sedikit upaya dan tool yang tepat, pemeliharaan dan perbaikan PC menjadi mudah untuk kebanyakan orang. Dan mendapatkan tool yang tepat tidak harus dibayar dengan tangan dan kaki; beberapa sudah Anda miliki, dan lainnya murah. Inilah tool yang saya rekomendasikan agar Anda miliki.

a. Obeng: Anda hanya butuh dua obeng kecil: satu dengan kepala pipih standar, dan yang satu lagi dengan kepala kembang. Biasanya kurang dari enam inci panjangnya dan pastikan semuanya tidak bermagnet.
b. Penjepit: Penjepit mungil dengan cengkeraman yang bagus tak ternilai harganya untuk memasang dan melepas jumper dan untuk mendapatkan kembali sekrup yang hilang. Penjepit dengan ujung datar lebih berguna dibanding yang ujung runcing.
c. Senter: Bahkan di ruangan yang terang-benderang, bisa saja sulit melihat kabel-kabel kecil dan konektor di bagian dalam casing PC Anda.
d. Wadah komponen: Wadah kecil lebih disukai yang berpenutup penting untuk menyimpan sekrup dan jumper. Cangkir plastik atau botol obat lama sudah memadai.
e. Tang berujung runcing: Tang kecil berujung runcing berguna untuk merenggut bagian-bagian dan menekuk kawat dan potongan logam.
f.    Botol semprot: Jaga agar saluran ventilasi dan interior PC bebas debu untuk mencegah kelebihan panas. Sejauh ini botol semprot merupakan cara termudah untuk melakukannya. Botol semprot tersedia di banyak toko komputer dan elektronik dengan harga kurang dari US$ 10.
g. Peranti gelang antistatik: Satu sentakan listrik statik yang bergerak antara tubuh Anda dan PC dapat memanggang sirkuit mesin. Bila Anda menambah atau melepas hardware, atau melakukan pekerjaan apa pun di bagian dalam casing PC, kenakan peranti gelang antistatik. Salah satu ujung terhubung ke pergelangan Anda, dan ujung lainnya terhubung ke tanah. Ini tersedia di toko komputer dan elektronik dengan harga kurang dari US$ 10.
h. Pengencang mur dan tool khusus lain: Banyak kit tool komputer mencakupkan pengencang mur, pelepas chip, dan tool khusus lainnya. Kami anggap hal ini merupakan pemerasan habis-habisan terhadap rata-rata pengguna sebab obeng dan penjepit sudah mencukupi untuk sebagian besar pekerjaan.

Melakukan perawatan PC
Ada dua tipe perawatan yang bisa kita lakukan, yaitu perawatan pasif dan paerawatan aktif. Kita namakan pasif, karena perawatan ini lebih mengarah kepada faktor lingkungan dan benda-benda non komputer yang membantu kinerja PC Anda. Sedangkan perawatan aktif adalah perawatan yang kita lakukan dalam tubuh PC itu sendiri.

Metode Perawatan Pasif
Perawatan ini meliputi langkah-langkah yang biasa kita gunakan untuk melakukan proteksi sistem terhadap lingkungan yang normal, baik secara fisik dan elektrikal. Hal fisik meliputi temperatur yang baik, thermal stress dari power, kontaminasi debu atau asap dan gangguan lain seperti getaran atau guncangan. Hal elektrikal meliputi ESD (electro-static discharge)/listrik statis, kebisingan power dan gangguan frekwensi radio.

Tahap-tahap melakukan perawatan pasif :

*     Memilih lokasi untuk komputer yang bebas dari polusi udara seperti asap, debu, kotoran dan polusi yang lain.
*     Memperkecil kemungkinan terjadinya variasi suhu di dalam ruangan. Misalnya, dengan memberi AC atau tidak menempatkan komputer dekat jendela agar komputer tidak terkena sinar matahari secara langsung.
*     Menyediakan outlet ground dari power yang sudah stabil dan bebas dari gangguan elektris dan interferensi. Hal ini berfungsi menghindari listrik statis.
*     Bila memungkinkan, jauhkan komputer Anda dari pemancar atau sumber-sumber frekwensi radio.

Ada baiknya juga, pada fase persiapan lokasi instalasi komputer, kita bisa memperhatikan beberapa faktor di bawah ini :

*     Sediakan sirkuit (MCB) tersendiri untuk aliran listrik komputer Anda
*     Sirkuit harus diperiksa dengan baik tentang low resistance ground, tegangan yang memadai, bebas dari interferensi dan bebas dari naik turunnya tegangan.
*     Sirkuit tiga kabel harus ada. Namun bila tidak, gunakan adapter tambahan ground untuk menyesuaikan penempatan ground pada soket dua kabel
*     Untuk mengurangi resistansi, hindari pemakaian panjang kabel yang tidak perlu. Permasalahan power low noise akan menambah resistansi sirkuit yang mengikuti ukuran kabel dan panjangnya.
*     Bila memungkinkan, sediakan power sirkuit terpisah untuk peralatan non komputer seperti: AC, coffee maker, mesin copy, laser printer, pemanas ruangan, vacum cleaner dan peralatan lain.
                                                        
Metode perawatan aktif
Intensitas melakukan perawatan aktif sangatlah tergantung dari lingkungan dan kwalitas komponen komputer. Bila lingkungan kita kotor dan berdebu, kita harus membersihkan komputer paling tidak tiga kali dalam sebulan. Namun untuk lingkungan kantor normal, pembersihan komputer dapat dilakukan beberapa bulan sekali dalam setahun. Namun jika kita membuka komputer setelah satu tahun ternyata di dalamnya telah penuh debu, ada baiknya kita memperpendek interval pembersihan.

Tahap-tahap melakukan perawatan aktif :

1. Untuk non Operating System :
- Membersihkan debu CPU dan monitor dengan vacuum cleaner
- Membersihkan keyboard dan mouse
- Membersihkan konektor dan kontak pada konektor slot, konektor power supply, konektor keyboard, konektor mouse dan konektor speaker.

2. Untuk perawatan Operating System :
- Melakukan Back up data dan file-file penting pada waktu yang terjadwal
- Melakukan clean up dengan menghapus semua file temporer, seperti: *.tmp, *.chk, ~*.*, file-file dari recycle bin, web browser history dan temporary internet files.
- Melakukan scandisk
- Melakukan defragmentasi file
- Melakukan checking dan updating anti virus

Memeriksa hasil perawatan PC

SO Windows menyediakan banyak utiliti dan wizard berguna untuk troubleshooting dan perawatan PC. Banyak di antaranya bisa diakses dari menu System Tools: Klik Start*Programs*Accessories*System Tools (istilah dan path yang sesuai bervariasi bergantung versi Windows Anda).

a.   ScanDisk: Seperti yang tergambar pada namanya, ScanDisk memeriksa hard disk terhadap fragmen file yang keliru letak dan daerah kerusakan fisik. Periksa hard drive Anda secara teratur dengan ScanDisk. Kenaikan mendadak pada jumlah program yang mengalami error bisa berarti kerusakan hard disk.
b.   Windows XP tidak punya utiliti ScanDisk. Untuk memeriksa suatu drive di XP, klik-kanan di Explorer, pilih Properties, pilih tab Tools, dan klik Check Now pada `Error- checking`. Anda akan diberitahu bahwa utiliti itu butuh hak eksklusif ke beberapa file Windows dalam disk. Bila Windows menanyakan apakah Anda ingin melakukan pemeriksaan saat restart berikut, klik Yes kemudian OK.
c.   Disk Defragmenter: Defragmen hard drive secara teratur untuk menjaganya berjalan lebih cepat dan untuk meningkatkan peluang Anda memulihkan data jika drive tersebut mengalami crash.
d.   System Monitor: Program kecil yang luar biasa ini membantu Anda melacak banyak jenis parameter kinerja. Anda dapat melihat grafik real- time yang menampilkan available RAM, virtual memory, CPU usage, dan statistik lainnya. System Monitor terutama bagus untuk melacak sumber problem memori dan mengidentifikasi program mana yang paling membuat stres sistem Anda. (Di Windows XP, Anda bisa menemukan System Monitor dengan memilih Start*Control Panel*Administrative Tools*Performance*System Monitor.)
e.   System Information: Utiliti ini merupakan jembatan ke beberapa tool troubleshooting paling kuat di Windows. Pada Windows 9x, Anda akan mendapati System File Checker, Registry Checker, dan System Configuration Utility pada menu Tools di System Information. Di XP, tool di System Information mencakupkan Network Diagnostics dan System Restore.
f.    Manual, driver, dan software: Selamatkan segala sesuatunya! Anda mungkin dapat mengatasi problem PC dengan mengetahui satu setting utama atau nomor model, atau dengan menginstall ulang program. Manual yang dicetak mungkin menjadi satu-satunya sumber nomor telepon bantuan teknis Anda. Jangan mengira Anda dapat mendownload saja sebarang file yang mungkin Anda butuhkan kapan saja dari Internet: Sebuah file di tangan berharga dibanding dua di Web.
g.   Windows Resource Kit: Anda tidak perlu menghabiskan US$ 50 atau lebih untuk buku referensi Windows seukuran buku telepon itu. Anda hanya perlu berkonsultasi dengan CD Windows 9x. Di tools\reskit\setup folder, Anda akan mendapati salinan online Windows Resource Kit dari Microsoft (versi cetak harganya US$ 70). Pergilah ke Microsoft TechNet ( www.microsoft.com/technet/treeview/....asp?frame=true) untuk Windows XP Professional Resource Kit.

Tool yang Bisa Anda Gunakan Secara Gratis
Berikut ini beberapa gratisan diagnosa dan perawatan favorit.

a.   TuffTest-Lite: Program ini memastikan bahwa semua komponen hardware PC Anda berfungsi dengan benar. Karena booting dan berjalan dari floppy-nya sendiri, program ini melampaui keterbatasan pengujian program-program diagnosis yang berjalan dari dalam sistem operasi yang kompleks seperti Windows. Versi gratis program itu punya fungsi yang lebih sedikit dibanding US$ 10 #1-TuffTest (menguji hanya 8MB RAM, misalnya).
b. DisplayMate: Pertajam image monitor Anda dengan versi demo utiliti ini. Versi lengkap harganya US$ 79, namun demo mempunyai enam pola uji dan instruksi mengenai cara menggunakannya.
c.   Situs-situs Web bermanfaat: Drivers HeadQuarters di www.drivershq.com merupakan tempat yang bagus untuk menemukan update atau driver peranti yang hilang. Dan kunjungi www.utilitygeek.com untuk mencari utiliti free dan shareware lain untuk merawat dan mendiagnosa PC Anda.
d.   Norton SystemWorks 2002: Dengan US$ 70, bundel utiliti ini tidak murah, namun berisi barang bagus. Komponen yang paling penting adalah Norton Utilities, koleksi klasik program Windows dan hard-disk (lihat Gambar 3). Ketika banyak fungsi Norton Utilities dapat direplikasi dengan utiliti gratis atau murah seperti yang tercatat di atas, paket all-in-one yang menyenangkan dan ekstra seperti penjadwalan otomatis membuat Norton SystemWorks sebanding dengan harganya.
e.   PartitionMagic 7: Ada banyak cara mudah dan sulit untuk membuat, menghapus, dan mengubah ukuran partisi hard-drive. Program seharga US$ 70 dari PowerQuest ini merupakan yang termudah. FDISK di Windows merupakan salah satu dari beberapa alternatif pemartisi yang aktif jika Anda punya banyak waktu dan sedikit uang. Namun jika Anda butuh mendapatkan kelengkapan kerja yang cepat dan simpel, interface fasih dan operasi cepat pada PartitionMagic membuatnya menjadi pembelian yang bijak.
f.    Drive Image 5: Tool PowerQuest ini akan menyelamatkan Anda dari kesalahan yang Anda buat ketika menggunakan tool diagnosa PC lainnya. Drive Image 5 menyalin dan mengkompresi seluruh drive--atau lebih akuratnya, seluruh partisi--menjadi sebuah file yang dapat Anda pulihkan dengan mudah. Tempatkan file backup-nya di partisi lain, di hard disk lain, atau (di versi terbaru ini) ke disk-disk CD-R/RW. Drive Image menyalin regular files, hidden files, system files, dan boot sector sehingga Anda dapat memulihkan salinan pekerjan seluruh partisi, termasuk OS yang dapat dibooting, aplikasi, dan data.
g.   Board Jelek? Anda duduk, lalu menyalakan PC... dan tidak terjadi apa-apa: tiada cahaya, tiada suara, tiada aksi. Perlukah Anda menghabiskan ratusan dollar untuk motherboard baru, atau lebih kurang untuk power supply baru? ATX Power Supply Tester dari PC Power and Cooling bisa memberikan jawaban cepat dan akurat. Tool praktis seharga US$ 10 ini terhubung ke kabel motherboard dari sebarang power supply kompatibel ATX 2.x dan akan menyala jika power supply bekerja dengan benar. Anda dapat mengetahui lebih jauh tentangnya di  www.pcpowerandcooling.com.

Yang sifatnya rutin dan wajib dilakukan adalah:

a.   Backup data - membuat cadangan data.
b.   Update anti-virus Anti-virus HARUS rutin di-update, agar dapat selalu menangkal virus-virus baru yang terus bermunculan setiap hari. Kunjungi secara rutin situs pembuat antivirus yang digunakan.
c.   Secara fisik membersihkan komputer baik bagian luar maupun dalam casing dari debu dan benda-benda asing lainnya, yang dapat mempengaruhi kinerja dan fungsi perangkat komputer.
d.   Memastikan sistem pendingin dan sirkulasi udara dalam casing berjalan dengan baik sehingga temperatur komputer bisa terjaga. Untuk komputer yang beroperasi 24 jam nonstop disarankan diletakkan di ruangan yang menggunakan pendingin (AC)
e.   Defrag sebaiknya tidak terlalu sering dilakukan. Defrag biasanya hanya dilakukan jika proses baca-tulis ke harddisk terasa lambat, akan menginstal program besar, atau akan mengkopikan file ukuran besar ke harddisk. Hard disk saat ini sudah sangat kencang, sehingga data yang terfragmentasi biasanya tidak akan banyak memperlambat. Komputer yang lambat seringkali disebabkan karena hal lain; kekurangan memory, ada virus, dan sebagainya. Lagipula full defrag sangat intensif, sehingga jika sering-sering dilakukan maka akan memperpendek umur hard disk.
f.    Berhenti menggunakan Microsoft Outlook, maka Anda akan selamat dari berbagai virus yang ada. Gunakan software lainnya seperti Eudora (http://www.eudora.com) atau Pegasus Mail (http://www.pmail.com)
g.   Antivirus yang pada dasarnya relatif sama, yang penting anda melakukan update secara rutin seperti diterangkan di atas. Selain antivirus komersial tersedia juga anti-virus yang gratis dan cukup baik antara lain Grisoft (http://www.grisoft.com) dan Avast! 4 Home (http://www.avast.com).

Perawatan tahunan Komputer dan Jaringan mencakup :

1.    System Back-up (membuat salinan/copy untuk data-data penting perusahaan yang ada pada komputer, dan  back-up copy diserahkan ke pelanggan untuk disimpan ditempat yang aman).
2.    System Optimization (defragmentasi data, membuang sampah-sampah yang ada pada komputer, memperbaiki kesalahan setting)
3.    System Rebuild (membangun dan menata ulang kembali sistem yang rusak oleh faktor yang tidak disengaja, supaya sistem dapat bekerja kembali seperti semula)
4.    System Upgrade (menambah fungsi, memperbaharui sistem yang ada sesuai dengan permintaan pelanggan, testing stabilitas untuk hardware dan software sebelum pemasangan)
5.    Training (pelatihan, pengarahan dan konsultasi untuk pemakai supaya dapat mengoperasikan komputer dengan baik dan benar)
6.    Pembersihan Virus (melacak dan membersihkan virus dari komputer dan jaringan)
7.    System Security (pemasangan dan perubahan password, untuk pengamanan sistem dan data penting perusahaan dari orang luar yang tidak berkepentingan).
8.    Penyelesaian Darurat (meyediakan personil untuk segera bertindak dalam waktu singkat, supaya sistem dapat bekerja kembali seperti semula)
9.    Personil stand-by di lapangan (Bila sistem yang berjalan belum stabil, menempatkan personil sebagai support teknis dan pemantauan kerja sitem yang ada sampai semua masalah terselesaikan
10. Konsultasi (menyediakan konsultasi, analisa dan saran secara professional untuk segala hal yang berhubungan dengan komputer)
11.  Perawatan Hardware Komputer (merawat hardware komputer, membersihkan komputer, mengurangi kerusakan pada hardware)
12.  Mengganti barang-barang komsumtif (mengganti tinta printer, mouse, floppy disk yang rusak, dll)
  

Semoga Bermanfaat bagi kita semua yang terutama yang memiliki komputer/laptop, agar tetap berjalan dengan baik.......  


TROUBLESHOOTING PC



 Troubleshooting pada  PC

A.      Troubleshooting PC
                Troubleshooting PC adalah adanya suatu masalah pada PC dan kita mencoba mencari masalah tersebut untuk diperbaiki. Pada saat melakukan Troubleshooting, anda harus mengenakan perlengkapan keselamatan kerja (contoh : gelang statis, alas kaki dll.). Troubleshooting PC dibagi menjadi 2, Troubleshooting Hardware dan Troubleshooting Software.
1)      Troubleshooting Hardware
Troubleshooting Hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat menyala, monitor mati dll.
2)      Troubleshooting Software
Troubleshooting Software biasanya ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dll.

B.      Peralatan dan Troubleshooting PC

Dalam melakukan Troubleshooting PC diperlukan peralatan-peralatan yang digunakan untuk melakukan perbaikan kerusakan pada PC.
Peralatan yang dibutuhkan dalam Troubleshoting PC antara lain :
1.       Obeng + - , magnet dan nonmagnet.
2.       Tang
3.       Kuas
4.       Kain Kering / tisu dan cairan pembersih
5.       Vacuum cleaner (Penyedot debu mini)

C.      Teknik Troubleshooting
Saat kita melakukan troubleshooting PC, ada 2 teknik Troubleshooting yang harus kita ketahui dan kita kerjakan yaitu :
1.         Teknik Forward
Pada teknik Forward , kita melakukan pendeteksian masalah sederhana pada saat PC dan dilakukan saat PC selesai dirakit tetapi belum dihidupkan atau belum dialiri arus listrik. Misalnya : memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke socket MotherBoard.
2.         Teknik Backward
Pada teknik Backward, kita melakukan pendeteksian masalah atau Problem pada PC setelah PC dihidupkan atau dialiri arus listrik. Misalnya : Komputer tidak bisa dihidupkan saat tombol power ditekan.

D.      Analisa Pendeteksian Masalah
Analisa pendeteksian masalah dilakukan setelah komputer dihidupkan, dengan kata lain kita akan melakukan Troubleshooting PC dengan teknik Backward. Untuk lebih mudah dalam pendeteksian masalah pada Komputer, silahkan simak tabel berikut ini :
No
Komponen
Pendeteksian Masalah
1
Power Suplly

Analisa Pengukuran
2
Moterboard
3
Speaker
4
Ram
Analisa Suara
5
VGA Card & Monitor
6
Keyboard

Analisa Tampilan
7
Card I/O
8
Disk Drive
9
Disket

1)    Analisa Pengukuran
Pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan tegangan listrik. Analisa Pengukuran menggunakan alat bantu multitester untuk mengukur tegangan listrik. Contoh : mengukur tegangan yang diberikan oleh power supply ke komponen lain.
2)    Analisa Suara
Pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh Bios dan dapat didengar lewat Speaker. Pastikan Speaker telah terpasang. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tsb pada masing-masing Bios.
3)    Analisa Tampilan
Pendeteksian masalah berdasarkan pesan error yang tampil pada layar monitor. Contoh: Pada saat komputer dinyalakan, tampil pesan keyboard error, maka bisa dipastikan letak permasalahannya ada pada keyboard.

E.       Melakukan Troubleshooting
1.       Komputer Mati
Biasanya  penyebab kenapa komputer tidak hidup atau tidak ada power adalah karena kabel listrik tidak terpasang dengan benar, kabel listrik ada yang rusak, terjadi kerusakan pada UPS, stabilizer atau Power Supply. Adapun cara menangani masalah tersebut adalah sebagai berikut:

- Tahap pertama, cek arus listrik mengalir atau tidak, jika tidak maka cek listrik apakah mati lampu atau tidak.
- Jika listrik mengalir, cek tegangannya, lebih baik anda menggunakan Stavolt untuk menghindari naik turun tegangan listrik.
- Jika listrik sudah mengalir tetapi PC masih belum bisa menyala, ceklah stavolt anda, apakah masih bisa berfungsi ( tidak rusak ). Tetapi jika tidak rusak tapi PC tidak menyala cek output dari stavolt, apakah listrik masih mengalir.
- Jika listrik dari stavolt mengalir tetapi PC mati, cek Power Supply, jika kipas pada Power Supply mati maka yang harus kita lakukan adalah mengecek semua koneksi kabel apakah sudah terpasang dengan benar atau belum.
- Jika sudah terpasang dengan benar dan Power Supply belum hidup, maka cek semua kabel yang ada di Power Supply terutama kabel yang berhubungan langsung dengan arus listrik dan kabel yang berwarna hijau dan abu-abu. Apabila belum hidup, kemungkinan Power Supply pada computer tersebut bermasalah atau rusak dan jika power supply rusak, segera beli baru.
- Jika Power Supply menyala, tetapi saat menekan tombol power PC tidak hidup/menyala, cek dengan benar kabel power dari power supply ke Motherboard dan ke komponen lain.
- Jika PC masih mati, periksa Kabel Front Panel, periksa dengan teliti pemasangan kabel Front Panel dengan benar.
- PC Masih mati, coba periksa RAM pada Motherboard, periksa dan pastikan pemasangannya dengan benar.
- Masih terjadi kesalahan yang sama, periksa kabel konektor tombol power PC, mungkin kabel putus sehingga PC tidak menyala.
 - PC masih belum bisa menyala ? pergi ke Tukang Servis Komputer atau anda menjual PCnya dan anda beli PC yang baru.

2.       PC Hidup tapi tidak muncul Gambar pada Monitor
- Pertama periksa arus listrik ke monitor.
- Cek kabel power monitor apakah kabel tersebut tidak rusak atau belum terhubung dengan listrik. Gantilah kabel jika rusak atau hubungkan ke arus listrik jika belum terhubung.
- Jika sudah dilakukan dan belum juga hidup, maka cek kembali Kabel VGA pada motherboard dan pastikan Kabel VGA terpasang dengan baik dan tidak kendor, lalu coba hubungkan kembali pada monitor kemudian cek juga seting warna contrast, brightness pada monitor sudah benar atau belum
- Jika sudah dilakukan dan belum juga hidup, maka cobalah tes dahulu monitor ke computer lain.
- Jika Monitor tidak menyala kemungkinan besar ada kerusakan pada Monitornya, maka cobalah untuk mengganti Monitor dengan yang baru.

3.       Terdengar Bunyi Beep
Pada kasus ini pertama, cek Merk apa Bios anda. Kedua, cocokkan bunyi beep yang terdengar dengan kode beep  sesuai Bios anda pada masalah yang dimunculkan melalui beep ( pada masing-masing Bios berbeda bunyi beep ).

4.       Keyboard tidak dikenal oleh PC
- Cek konektor keyboard ke motherboard, pastikan terhubung dan pastikan lampu indikator menyala.
- Cek kabel konektornya, pastikan kabel tidak putus. Lalu sambungkan kabel konektor dengan benar.
- Restart PC, jika masih terjadi kesalahan, mungkin Keyboardnya rusak. Periksa keyboardnya di PC lain, jika Keyboard masih tidak bisa, maka bisa dipastikan bahwa keyboard rusak.
- Beli keyboard baru.

5.       PC Menyala tetapi tidak bisa masuk ke OS
- Pertama, masuk ke Bios, periksa Harddisk terdetek atau tidak, jika tidak lakukan langkah selanjutnya
- pastikan di Harddisk anda sudah terinsal OS, lalu periksa kabel power dan konektor Harddisk. Pastikan sudah terhubung.
- Jika masih belum bisa, kemungkinan kabel konektor atau power atau Harddisk anda yang rusak. Periksa Harddisk anda di PC lain. Jika bisa periksa kabel konektor dan power (kemungkinan kabel putus). Jika harddisk tidak bisa di PC lain, Harddisk anda rusak. Beli Harddisk baru.

6.       Mouse tidak terdeteksi oleh PC
- Periksa mouse anda, jika tidak menyala periksa kabel konektornya, pastikan terpasang dengan benar.
- Jika belum menyala mungkin kabel putus atau komponen dalam Mouse putus. periksa mouse anda di PC lain.
- Jika Mouse menyala tetapi mouse tidak bisa, periksa di Device Manager, kemungkinan mouse anda tidak terdetek di PC anda, periksa drivernya sudah terinstal atau belum.
- Jika sudah terinstal tapi masih tidak bisa, kemungkinan Mouse yang anda gunakan tidak Compatible dengan OS anda.
- Coba beli baru Mouse yang compatible dengan OS anda.

7.       CD Rom menyala tetapi tidak bisa konek dengan PC
- Pertama, periksa kabel konektor CD Romnya. Pastikan tersambung.
- kedua, kemungkinan kerusakan pada optic CD Romnya.
- periksa driver apakah sudah terinsatal.
- coba perbaiki dengan CD Cleaner untuk membersihkan Optic

8.       Komputer Hang atau Crash
Ketika kita sedang menjalankan computer tiba-tiba berhenti, tidak merespon, mouse atau keyboard tidak berfungsi dan lain sebagainya, maka penanganannya adalah:
-Restart computer melalui tombol restart yang ada pada chasing.
- Jika hang terjadi ketika menjalankan program aplikasi, maka coba tekan tombol Ctrl + Alt + Del pada keyboard secara bersamaan, maka akan muncul windows task manager. Dan biasanya program aplikasi yang menyebabkan hang akan ditandai dengan status not responding, sedangkan aplikasi yang sedang berjalan akan ditandai dengan status running, lalu setelah itu klik pada program aplikasi yang ditandai dengan status not responding kemudian klik pada tombol perintah end task. Jika berlangsung lama maka lakukan restart.
- Setelah itu cek program aplikasi tersebut dan jika hal itu yang menyebabkan hang maka install ulang aplikasi tersebut.
- Jika masih hang maka install ulang operasi system sebab bias jadi terkena virus.
- Jika hal tersebut belum menyelesaikan masalah, maka kerusakan mungkin terjadi pada hardware.

9.       Muncul Tulisan “DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER”
Kerusakan pada hardisk anda atau system yang ada dihardisk hilang. Solusi : Pastikan hardisk dikenal didalam sistem BIOS komputer caranya dengan memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / hardisk yang muncul atau tekan del pada saat awal menyala lalu lihat di standard setting apakah hardisk anda muncul tidak disitu. Jika muncul berarti hardisk bagus hanya systemnya/partisinya yang hilang> lakukan instalasi system lagi, jika tidak muncul hardisk anda yang rusak> Ganti dengan yang baru. Atau coba tepuk secara perlahan badan hardisk lalu nyalakan lagi, jika berhasil segera backup data anda.Kenapa di tepuk pelan? sekedar memberi goncangan sedikit di motor hardisk yang macet agar bergerak lagi.

10.   Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
- Cabut batterey cmos pada cpu
- Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

11.   Jam pada Bios selalu berubah
Cara Mengatasinya :
- batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru

12.   Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
- perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat

13.   Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
- kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
- masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
- install ulang driver VGAnya

14.   Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)